Sahabat,
Tolong tegur aku jika tanpa
sengaja hatimu terluka karena kecerobohanku.
Karena sejujurnya aku hanya
ingin bemanja sebentar, karena waktu kita tak cukup banyak untuk bermain saat
kita di tuntut serius untuk hidup.
Tolong peluk aku, jika nanti tanpa sengaja aku membentak dan
memarahimu.
Karena sejujurnya, aku hanya tak
ingin ikatan kita putus karena hal yang sepeleh.
Jika nanti kita di pisahkan,
mohon jaga kenangan yang telah kita lalui bersama untuk tetap berada dalam
hatimu. Saat itu aku yakin kita memang disatukan untuk menjaga kenangan itu.
Kamu belum melupakan kapan kita
mulai memiliki perasaan untuk saling menjaga bukan?
Jika nanti kita di pisahkan,
mohon jangan lupakan ulang tahunku.
Karena aku selalu mengingat
ulang tahunmu. Aku bahkan membuatkan pengingat untuk hari spesialmu. Takut jika
suatu hari nanti aku melupakan bagian terpenting dalam hidupmu.
Jika nanti kita di pisahkan,
maukah kamu menaruh foto (aku, kamu, dia dan kita) di dompet kesayanganmu?
Karena aku sudah melakukanya.
Hal itu kulakukan agar nanti jika ada yang bertanya siapa mereka?
Dengan bangga akan ku katakan “mereka
SAHABAT & KELUARGAKU”
Tertawa bersama kalian sangat
menyenangkan, tapi MENANGIS bersama kalian untuk persahabatan ini jauh lebih
menyenagkan bukan?
Selanjutnya, teruslah menjadi
MATAHARIKU agar aku bisa melihat dimana kau berada meski tak berada didekatmu.