Bila nanti kau miliku, sampai usiaku. Bukanya
memplaygiasi lagu ini,
Tapi, inilah..
Hal yang aku dambakan saat aku bersama
dia.
Saat aku menangis. Tertawa. Senang. Aku
hanya ingin dia disampingku dengan sejuta cinta dan alasan.
Tak banyak harap yang aku dambakan,
karena waktu yang terbuang untuk menunggunya membuatku lebih tersiksa dari
mencintainya.
Melihatnya dari kejauhan cinta ini,
menjadi barometer yang terindah bagiku.
Senyum yang ‘ku terima dari cela
cintanya, jujur tak pernah ‘ku hapuskan.
Aku pernah menyerah dengan cintaku.
Dan, semakin aku menyerah,
keterpurukan selalu menemani hati yang gersang ini.
Hingga akhirnya Ku lepaskan dia. Tak
mungkin bagiku tuk menjadi katak bagi sepasang nyamuk.
Aku jalani hari dengan barometer cinta
yang tak seimbang.
Senyum dalam keterpurukan.
Gelisah dalam kobodohan.
Karena telah aku sadari, mencintai tak
seharusnya memiliki.
Ku berharap, ini langkah awal
perjalanan cintaku...
[tersenyum]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
ku tunggu saran dan komentmu