Membuka halaman baru memang
terasa indah.
Putih, bersih, tanpa tintah dan
hitam.
Maukupun tak ingin mengetori kertas
cantik ini.
Ada ragu ketika hati ingin
melangkah maju. Bayang kertas cinta itu masih ada dan berbekas hitam pekat.
Takut jika lembaran baru ini
hanya sebuah harapan.
Tintah yang seharusnya hitam
pena menjadi kelabu pensil. Cerita itu bisa di hapus dan hilang.
Tak di pungkuri ada harapan yang
ku gantungkan dalam hatiku dan dia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
ku tunggu saran dan komentmu