Bangsaku, tanah subur.
Negeri yang penuh koruptor dan
setimbang dengan keadilan yang bobrok.
Tapi disisi sana, ternyata
banyak harta yang di pendam.
Harta yang tak bisa dicuri tikus
brengsek.
Harta yang terpendam jauh di
lubuk hati, yang tak bisa di uraikan dengan tinta hitam.
Harta yang hanya bisa di rasakan
jika kamu dan hati kecilmu memiliki ruang untuk menyimpan dan mengabdikan harta
itu dalam dirimu.
Karna saat hatimu memberi ruang,
kakimu akan melangkah dan membawamu tepat didepan harta yang ku maksudkan.
Mata dan telingamu akan melihat
dan mendenagar sapaan angin yang menjadi kompas dimana kamu akan menemukan harta yang tersembunyi itu.
Dan saat itu kau menyadari kau
telah mengenggam harta itu,
Bisakah kau memeluk bangsa ini?
Bisakah kamu mencintai bangsa
ini dari segi waktu dan ruang yang belum pernah kau sentuh?
dan, Bisakah kau ceritakan
bagian mana yang menjadi harta berhargamu?
Karna banyak kuping yang ingin
mendengar cerita dari negeri yan telah Tihan titipkan untuk Kamu, Saya, Dia,
Mereka, dan Kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
ku tunggu saran dan komentmu